Satresnarkoba Polres Tulangbawang Ungkap Satu Keluarga Bandar Narkotika di Tubaba

27

Radartuba.com, PAGARDEWA—–Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulangbawang berhasil menangkap YE (27), SY als US (28), HE (18) dan SE (24), mereka merupakan penjual dan kurir narkotika jenis sabu.

Kasat Narkoba Iptu Boby Yulfia, SH, MH mewakili Kapolres Tuba AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, para pelaku ditangkap di rumah YE yang berada di Tiyuh/Kampung Bojong Dewa, Kecamatan Pagardewa, Tubaba.

“YE yang berprofesi IRT (ibu rumah tangga), SY als US, HE dan SE yang sama-sama berstatus pengangguran. Mereka merupakan warga Tiyuh Bojong Dewa, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tubaba,” ujar Iptu Boby. Selasa (7/5).

Penangkapan terhadap para tersangka berdasarkan informasi dari warga masyarakat yang mengatakan, bahwa di rumah YE sering dijadikan tempat untuk pesta narkotika.

Berbekal informasi tersebut, petugas kami melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya, setelah dipastikan para tersangka sedang berada di rumah seperti yang disebutkan oleh warga, petugas kami langsung melakukan penggrebekan dan penggeledahan di rumah tersebut dan ditemukan BB (barang bukti) narkotika jenis sabu. “Selanjutnya para tersangka berikut BB dibawa ke Mapolres Tubaba,”katanya.

BACA JUGA:  Usulan Infrastruktur Jalan Masih Dominasi di Musrenbang 6 Kecamatan

“Untuk diketahui, bahwa YE merupakan istri dari pelaku JU (33), berprofesi wiraswasta, yang sudah terlebih dahulu ditangkap, hari Minggu (3/2) dengan perkara yang sama. Sedangkan HE dan SE merupakan adik kandung dari pelaku JU. Sangat jelas sekali mereka ini merupakan satu keluarga yang menjadi bandar narkotika di daerahnya,” ungkap Iptu Boby.

Dari tangan para tersangka, petugas berhasil menyita BB berupa satu bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu, dua buah plastik klip kosong, dua buah tabung kaca pirex yang masih terdapat sisa sabu, satu buah pipet berbentuk sekop, uang tunai sebanyak Rp700 Ribu, HP (handphone) Nokia warna biru dan HP Nokia warna putih.

Para tersangka saat ini sudah ditahan di Mapolres Tuba dan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 Miliar dan paling banyak Rp10 miliar.(fei).