POLRES MESUJI GELAR OPERASI PATUH KRAKATAU

62

Radartuba.com, MESUJI –Polres Mesuji menggelar pasukan untuk Operasi patuh krakatau tahun 2019.Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan pasca Pileg dan Pilpres tahun 2019, serta cipta kondisi menjelang bulan suci ramadhan 1440 H dan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, agar kegiatan operasi ini dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

“Operasi Keselamatan Krakatau 2019 ini merupakan Operasi Terpusat Mabes Polri dan akan dilaksanakan selama 14 hari, TMT (terhitung mulai tanggal) 6 Mei s/d 19 Mei 2019 dijajaran Polantas seluruh Indonesia,” ujar Kapolres  Mesuji AKBP Edi Purnomo dihalaman Polres setempat senin (06/05/2019).

Pada kesempatan itu Kapolres Mesuji juga   mengatakan  angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Mesuji Lampung  setiap tahun cenderung mengalami penurunan .

“Pertumbuhan penduduk dan jumlah kendaraan terus mengalami peningkatan secara signifikan, sehingga memerlukan keseriusan lebih komprehensif,” kata dia, saat gelar pasukan Operasi Patuh Krakatau 2019  di Mapolres  Mesuji , Senin.

Menurut dia, banyak faktor yang menjadi penyebab terjadi kecelakaan di jalan raya, mulai dari kelalaian pengguna jalan yang tidak patuh pada peraturan hingga peningkatan volume kendaraan yang semakin tinggi.

BACA JUGA:  YNCI Mesuji Beri Bantuan Kursi Roda dan Tongkat untuk Anak Disabilitas Mesuji

Upaya untuk mengantisipasi peningkatan kecelakaan itu, ia melanjutkan, pihaknya melakukan operasi patuh agar dapat mengurangi terjadi pelanggaran lalu lintas.

Ia  menegaskan, perlu keseriusan petugas dalam menjalankan tugas mengatur lalu lintas, sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di Mesuji Lampung.

Dia juga mengingatkan, dalam menjalankan tugas personel gabungan dapat menjalankan fungsinya sesuai aturan yang berlaku, menjaga keselamatan diri, dan bekerja berdasarkan hati nurani.

“Pilar pertama, manajemen keselamatan jalan, dengan target mendorong tercipta kemitraan multisektoral untuk mengembangkan dan menetapkan strategi keselamatan jalan nasiona,” imbuhnya.

Selanjutnya, infrastruktur dengan target meningkatkan keselamatan kualitas perlindungan atas kualitas jaringan jalan untuk kepentingan semua pengguna jalan, terutama yang paling rentan yaitu  sepeda motor.

Dia menjelaskan dengan dilaksanakannya operasi ini, apa yang menjadi tujuan operasi dapat terwujud sesuai dengan harapan dan keinginan.

“Pertama, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya.Kedua, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Ketiga, menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

Keempat, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas,” tukasnya.(mis)