Sudah Tradisi, Seratusan Kendaraan Hias Ramaikan Pawai Ta’aruf MTQ Provinsi di Tubaba

98

Radartuba.com, TUBABA– Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias menjadi sebuah tradisi yang selalu ditampilkan sebagai sebuah ikon tersendiri yang ikut mewarnai dan menyemarakkan rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Begitu juga pada perhelatan MTQ ke-47 Tingkat Provinsi Lampung tahun 2019 yang berlangsung di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) ini.

Dengan didampingi Bupati Tubaba Hi. Umar Ahmad, SP, Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias itu dilepas oleh Kepala Kejaksaan Negeri Menggala – Tulang Bawang, Ansari, SH, M.Hum, di Jl. Brawijaya, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Sabtu (27/4/2019 siang. Tepatnya di ruas jalan utama antara Islamik Center Tubaba dengan Tugu Rato Nago Besanding.

Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias ini diikuti 15 kabupaten/kota se-Lampung. Selain itu, juga diikuti barisan OPD di Lingkungan Pemkab Tubaba, Kecamatan, Tiyuh, beberapa Pondok Pesantren dan TPQ/TPA, Pramuka, beberapa ormas, dan kelompok seni di daerah setempat. Total ada seratusan kendaraan hias yang berderet beriringan menyusuri rute Panaragan Jaya ke Pulung Kencana, menuju Marga Kencana, dan finish di GOR ZA. Pagar Alam di Tiyuh Kagungan Ratu tersebut.

BACA JUGA:  BKD Tubaba Tunggu Informasi Resmi STTD Bekasi

Kendaraan hias ini tampil dengan nuansa islami, namun ada juga yang menyuguhkan dekorasi yang menggambarkan potensi yang ada di masing-masing daerah. Corak warna, ornamen bambu, dan berbagai pernak-pernik asesoris yanh disematkan dalam kendaraan hias menjadi daya tarik pawai ini.

Animo masyarakat dalam menyambut kegiatan pawai ini, khususnya di sepanjang jalan (rute) yang dilalui kendaraan hias ini juga cukup tinggi. Hasil pantauan radartuba.com, sejak pagi sekitar pukul 10.00 WIB, warga sudah berbondong-bondong mendatangi lokasi star pawai tersebut, begitu juga di sepanjang rute masyarakat juga terlihat antusias.”Allah memberi waktu, kita menuju cahaya,”ucap Kepala Kejari Menggala saat melepas pawai ta’aruf tersebut. (ded)