Pemerintah Tiyuh Indraloka II Lirik Usaha Pembuatan Tiwul

49

Radartuba.com, WAYKENANGA, TUBABA- Usaha pembuatan Tiwul mulai dilirik oleh Pemerintah Tiyuh Indraloka II Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) untuk dikembangkan di tiyuh setempat. Pemerintah tiyuh optimis, usaha olahan bahan pangan tersebut akan menjadi salah salah satu usaha ekonomi kerakyataan yang dapat mendongkrak roda perekonomian masyarakat.

Kepala Tiyuh Indraloka II, Nengah Parte, mengatakan, optimisme ini didasari oleh ketersediaan bahan baku tiwul yang mudah di dapat di wilayah setempat. Belum lagi, permintaan akan Tiwul saat ini juga cukup tinggi, bahkan cenderung meningkat.” Kita akan berupaya untuk mewujudkan usaha pembuatan tiwul di tiyuh ini,”ungkapnya saat berbincang-bincang dengan radartuba.com di Gedung Sekretariat Pemkab Tubaba, Kamis (25/4/2019).

Menurutnya, ketertarikan pemerintah tiyuh terhadap  usaha pembuatan tiwul tidak hanya sebatas mendorong perekonomian masyarakat, namun sekaligus sebagai upaya dalam melestarikan kearifan budaya lokal.”Tiwul merupakan salah satu makanan khas yang merupakan kearifan budaya lokal. Dan saat ini, usaha pembuatan tiwul kami nilai cukup menjanjikan untuk dilakukan. Makanya kita akan mendorongnya menjadi usaha ekonomi kerakyatan di tiyuh ini,”terangnya.

BACA JUGA:  Tunggu Pelantikan Presiden, Peresmian JTTS Terbanggi Besar-Pematang Panggang Ditunda

Tidak hanya sebatas rencana, lanjutnya, pihaknya sudah memulai langkah awal dengan memberikan bantuan berupa peralatan yang dibutuhkan dalam pengolahan makanan khas berbahan baku singkong tersebut.”Peralatan sudah mulai kita berikan kepada masyarakat, dan tinggal kita berikan modal agar usaha ini bisa terlaksana. Ya, sifatnya penyertaan modal dari pemerintah tiyuh kepada pelaku usaha tersebut nantinya,”ujar Nengah Parte.

Dengan upaya tersebut, pihaknya berharap perekonomian masyarakat di Tiyuh Indraloka II nantinya dapat semakin meningkat.”Yang jelas, kami optimis usaha pembuatan tiwul ini bisa terwujud. Untuk itu, kami juga berharap hal ini dapat didukung oleh masyarakat, khususnya keseriusan dari para pelaku usaha pembuatan tiwul nantinya. Rencana kita, di setiap suku (RK) nantinya ada usaha tersebut,”tukasnya. (ded)