Sebelum Pemadaman Listrik, PLN Kordinasi Dengan KPU dan Bawaslu

43

Radartuba.com, MESUJI – PLN ranting Mesuji mematikan listrik untuk memperbaiki tiang listrik yang rusak akibat tertabrak mobil.Petugas PLN Mesuji harus memutus aliran listrik dan dipadamkan terlebih dahulu untuk memperbaiki tiang tersebut.
Pihak PLN tak ingin gegabah untuk mematikan aliran listrik karena sampai saat ini, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mesuji sedang input data rapat pleno di setiap kecamatan.
“Kami sedang koordinasi dengan pihak KPU. Izin sebentar untuk mematikan aliran listrik, untuk mengganti tiang listrik yang rusak,”kata Jhon, pengawas lapangan PLN Mesuji selasa sore (23/04).
Hal yang sama juga disampaikan petugas PLN kepada anggota Bawaslu kabupaten Mesuji yang itu saat berada di kpu soal pemadaman yang akan dilakukan.
” Maaf pak listrik diwilayah ini akan kita padamkan karena kita akan meengganti tiang yang roboh akibat ditabrak mobil,siapkan genset ya pak agar bisa melanjutkan pekerjaannya,”ucap petugas PLN ke pada Imron Tolib anggota Bawaslu Mesuji.
Imron sempat menanyakan soal pemadaman yang akan dilakukan PLN sampau dengan pukul berapa sebab pihaknya saat ini juga sedang banyak pekerjaan dikantornya.”Berapa lama itu kira-kira mati lampunya nanti bisa hidup kembali,” tanya Imron.
Pemadaman menurut petugas lapangan dari PLN tersebut akan dilakukan dari pukul 17.00 wib sampai dengan pukul 22.00 Wib.
Diberitakan sebelumnya, Mobil truck nopol BE 9365 L bermuatan gabah menabrak tiang listrik di sisi jalan poros Brabasan Tanjungraya, Mesuji, Selasa (23/04).
Menurut keterangan sopir, Syaiful, warga Eka Mulya Mesuji Timur mengatakan, kejadianya pagi menjelang subuh sekitar pukul 05.00 Wib.
“Ngantuk mas. Terasa mimpi, pas bangun, mobil sudah ambruk ke siring oleng ke kanan,”kata Syaiful, Selasa pagi, (23/04/2019).
Dijelaskan Syaiful, ketika keluar dari mobil, dirinya kaget ada tiang listrik yang tertimpa bak truk.
“Kaget, tiang listriknya miring tertimpa bak truk. Alhamdulillah, saya selamat mas, tiang listriknya tidak mengenai bagian depan tempat saya menyetir,”paparnya
Diungkapkan Syaiful, mobilnya membawa muatan karung gabah seberat 8 ton dari KTM Mesuji Timur hendak di bawa ke Punggur Lampung Timur. (Mis)