Minim Sarpras, Banyak SMP di Tubaba Tak Gelar UNBK

18

Radartuba.com, TUBABA – Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun Pelajaran 2018/2019 sudah dimulai hari ini, Senin (22/4/2019). Di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) ada sebanyak 49 SMP yang melaksanakannya, namun hanya 18 sekolah yang sanggup menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sedangkan lainnya masih menggunakan Kertas dan Pensil dalam pelaksanaan ujian tersebut atau disebut Ujian Nasional berbasis Kertas Pensil (UNKP) yang pelaksanaannya juga berbarengan dengan UNBK.

Masih minimnya ketersediaan sarana dan prasarana (sarpras) pendukung tampaknya menjadi faktor utama belum bisa dilaksanakannya UNBK di seluruh sekolah di Tubaba. Hal ini dibenarkan oleh Kasi Kurikulum pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tubaba, Murdiyah, S.Kom.”Ya, faktor utamanya adalah sarana dan prasarana, pihak sekolah dalam hal ini memang masih keberatan dan belum mampu untuk menyiapkan fasilitas untuk UNBK tersebut. Tapi perlu diketahui bahwa UNBK ini tidak dpaksakan, sebab sekolah masih bisa melaksanakan UNKP,”ungkapnya saat dikonfirmasi radatuba.com melalui telepon, Senin (22/4/2019).

Untuk melaksanakan UNBK, lanjutnya, harus didukung sarana dan prasarana yang memadai, meliputi ruangan termasuk meja dan kursi, komputer berikut server dan client, Switch Hub, jaringan LAN, dan sumber internet.”Sarana dan prasarana itulah yang masih minim, makanya belum semua sekolah bisa melaksanakan UNBK tahun ini. Yang sudahpun masih ada yang belum menyelenggarakannya secara mandiri, sehingga harus menumpang ke sekolah lain yang jenjangnya diatas SMP dan mereka sudah melaksanakan UNBK seperti ke SMKN 1 Tulang Bawang Tengah misalnya,”terangnya.

BACA JUGA:  Jika Daerah Lain Siap Mesuji Juga Lebih Siap Menjadi Ibukota Negara

Bahkan menurutnya, jumlah SMP penyelenggara UNBK di Tubaba mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Lagi-lagi, kemampuan sekolah untuk melaksanakan UNBK menjadi faktor utamanya.”Kalau tahun kemarin ada 20 sekolah yang menggelar UNBK, sedangkan tahun ini 2 sekolah mengundurkan diri, yakni SMPN 2 Tulang Bawang Tengah dan SMP Islam Tumijajar. Yang jelas, karena belum mampu menyelenggarakannya,”tukasnya.

Berdasarkan data dari Disdik Tubaba, jumlah peserta UN tingkat SMP tahun ini ada sebanyak 3.518 peserta yang tersebar di 49 sekolah, terdiri dari 33 SMP Negeri dan 16 SMP Swasta. Para peserta UN ini terdaftar dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT) pada Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.268 peserta mengikuti UNBK, sementara 1.250 peserta menjalani UNKP. (ded)