Guru Se-Penawartama dan Gedung aji Baru Ikuti Moneva

1

Radartuba.com, Penawartama – Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Moneva) terhadap para guru penerima program pemberian insentif baik dari pemerintah pusat maupun daerah tahun 2018. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula SMP Negeri 1 Penawartama Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (9/4/2019).
Moneva diikuti oleh 200-an GTK yang terdiri atas pengawas sekolah, Kepala PAUD, SD, dan SMP serta seluruh guru penerima insentif pusat dan daerah tahun 2018 se-kecamatan Penawartama dan Gedungaji Baru.
Dalam kegiatan moneva ini Kabid GTK Yohana Sri Wahyuni, M. Pd. didampingi oleh Kasi GTK SMP, Medi Syahputra, S.Pd.I.,M.M., Kasi GTK SD, I Made Putra Susana, S.Ag., Kasi GTK PAUD, Sofiani, S.Sos., serta Operator simbar, salam Periyadi, pak S.E.
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang Yohana Sri Wahyuni, M.Pd. mengatakan bahwa tujuan moneva ini adalah untuk memonitor, memastikan bahwa bantuan tersebut betul-betul tepat sasaran. Artinya penerimanya adalah para guru yang terdata di dalam sistem. Kemudian mengevaluasi agar para guru penerima insentif dapat benar -benar menjalankan profesinya dengan semestinya. Di samping itu juga menggali informasi tentang kendala yang dihadapi para guru di lapangan.
“Perlu bapak dan ibu ketahui bahwa data penerima insentif itu kami tarik langsung dari sistem. Jadi bukan usulan dari Kepala-kepala Sekolah. Oleh karena itu bapak dan ibu guru harus selalu memantau setiap perubahan data pada dapodik. Bapak dan ibu memiliki tanggung jawab pribadi atas data yang terdapat di dalam dapodik”, demikian ibu Kabid GTK menegaskan.
Terkait dengan perkembangan teknologi dan informasi, ibu Kabid menegaskan bahwa revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan dalam setiap aspek kehidupan termasuk dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu para guru juga harus berubah. Para guru harus mengikuti perkembanhan zaman. Para guru harus memenuhi syarat yang diamanatkan oleh Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Bukan hanya guru, kepala sekolah juga menjadi perhatian serius bidang GTK.
Dengan gayanya yang khas, Kabid GTK melanjutkan, “Bidang GTK Disdik Tulang Bawang dewasa ini menghadapi tantangan berat karena di lapangan masih terdapat kepala sekolah yang belum memenuhi ketentuan yang tertuang pada Permendikbud No. 6 tahun 2018, terutama di Sekolah Dasar dan PAUD. Oleh karena itu Bidang GTK mengajak agar Kepala Sekolah terus mengejar kekurangannya. Dan diharapkan pada April 2020 mendatang seluruh persoalan tersebut sudah dapat dituntaskan”.
Untuk diketahui, Permendikbud No. 6 tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah mengamanatkan bahwa Bakal Calon Kepala Sekolah harus memenuhi syarat sebagai berikut :

  1. memiliki kualifikasi akademik S1/D IV dari PT /prodi terakreditasi minimal B,
  2. memiliki sertifikat pendidik,
  3. bagi PNS minimal golongan III/c,
  4. pengalaman mengajar minimal 6 tahun,
  5. memiliki nilai kinerja minimal B, bestari selama 2 tahun berturut-turut,
  6. memiliki pengalaman manajerial minimal 2 tahun,
  7. usia maksimal 56 tahun.
    Bagian akhir kegiatan diisi dengan acara tanya jawab yang dipandu oleh Kasi GTK SD, I Made Putra Susana, S. Ag.
    Kesempatan ini dimanfaatkan oleh para peserta untuk bertanya tentang masalah kesejahteraan guru, NUPTK, PPG, dan lain-lain. (ros/ogi)
43 Views
BACA JUGA:  Bangun Budaya Gotong Royong Di Lingkungan MIN 1 Tulang Bawang