SDIT Permata Bunda III Bandarlampung Didaulat Sebagai Sekokah Ramah Anak

0

RADARTUBA.COM – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Permata Bunda III Bandarlampung resmi didaulat sebagai sekolah ramah anak (SRA), pada Senin (8/4).

Kepala SDIT Permata Bunda III Bandarlampung, Lis Kurniawati, S.Pd mengatakan, dengan deklarasi SRA, dirinya berharap Segitiga Emas (orangtua, siswa dan masyarakat) Pendidikan dapat bersinergisitas dengan baik.

“Orangtua apat bersinergi dengan sekolah untuk menciptakan karakter siswa yang baik. Siswa sebagai objek dapat tumbuh menjadi pribadi yang baik dan berkarakter. Lalu, kemajuan sekolah juga tak lepas dari peran serta masyarakat, seluruh stakeholder bergandengan tangan untuk memberikan keteladanan,” katanya kepada Radar Lampung, Senin (8/4).

Dirinya berterima kasih atas kepercayaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandarlampung yang diberikan kepada sekolahnya menjadi SRA.

Peresmian SDIT Permata Bunda III Bandarlampung sebagai SRA dengan penandatanganan komitmen oleh pihak sekolah, Kepala Dinas PPPA Lampung, Sekretaris Disdikbud Lampung, fasilitator, komite sekokah, tokoh masyarakat, dan pejabat terkait.

Dirinya berharap setelah dilakukannya deklarasi tersebut, pihaknya mendapatkan pembinaan-pembinaan Kementerian PPPA sehingga tidak sebatas deklarasi. Hal tersebut menurutnya dapat menjadi sebuah momment bersejarah agar seluruh stakeholder untuk mewujudkan SRA yang sesungguhnya.

“Deklarasi adalah kegiatan yang simbolis. Namun, bagaimana kegiatan itu dapat diimplementasikan bagi teladan anak-anak, sehingga tujuan sekolah yang aman, nyaman, dan bahagia,” katanya.

BACA JUGA:  Penderita Kanker Payudara Butuh Uluran Tangan Para Dermawan

Pihaknya, memiliki target agar, sekolahnya masuk di tingkat nasional sebagai SRA pilihan Kementerian PPPA. Sebagaimana diketahui, program tersebut dilakukannya untuk menciptakan SRA, menjadi kabupaten/kota layak anak dan terciptalah Indonesia layak anak.

Ada pun kegiatan diisi dengan pentas tari dari sekolah setempat, seminar SRA dari fasilitator SRA, penanda tanganan prasasti dan pemasangan plak SRA.

Disisi lain, Fasilitaor SRA Nasional, Dr. Sowiyah, M.Pd mengatakan, sekolah di Bandarlampung yang telah SRA sebanyak 240 sekolah baik negeri dan swasta, yakni SD & SMP sebanyak 210 sekolah dan 30 MI/MTs.

Menurutnya, ada kriteria SRA yakni 3M (mau, mampu dan maju). Sehingga, SDIT Permata Bunda III Bandarlampung layak menjadi SRA. “Sekolahnya maju, sehat, aman, bersih, dan inklusif. Sehingga, hanya mengemasnya saja,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, dengan SRA, seluruh warga sekolah harus menanamkan warga sekolah yang ramah, tidak ada kekerasan, diskriminasi dan bullying. Tujuannya untuk menanamkan karakter yang berbudaya. (apr/rlo)

27 Views