Ayo Daftar..!!! Sipencatar Polbit STTD Bekasi Resmi Dibuka

Radartuba.com, TUBABA- Pendaftaran Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Pola Pembibitan (Polbit) Sekolah Tinggi Transportasi Darat- Kementerian Perhubungan (STTD Kemenhub), Bekasi, Tahun Akademik 2019/2020 resmi dibuka. Kepastian ini setelah adanya pengumuman dari Kemenhub Nomor : PG.13 Tahun 2019, tanggal 8 April 2019 tentang Penerimaan Calon Taruna/Taruni Pola Pembibitan Pada Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Perhubungan Tahun Akademik 2019/2020. Pengumuman ini ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal, Djoko Sasono.

Berdasarkan pengumuman tersebut, pendaftaran dibuka mulai hari ini (9/4/2019) sampai dengan 30 April 2019 mendatang. Pengumuman ini tentunya juga menjadi angin segar dan peluang bagi putra-putri daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Sebab Pemerintah Daerah setempat sejak tahun 2015 telah menjalin kerjasama dengan STTD Kemenhub -Bekasi (Polbit Pemda) dengan masa berlaku kerjasama tersebut adalah selama 5 tahun. Artinya, jika tidak ada perpanjangan kerjasama, maka tahun akademik 2019 ini adalah tahun terakhir penerimaan taruna- taruni (taruna/i) dengan sistem polbit tersebut.

“Pengumuman ini kami ketahui sejak tadi malam pukul 00.00 (9/4/2019) melalui website resmi Kemenhub di portal http://sipencatar.dephub.gi.id. Dengan demikian, bagi yang berminat sudah bisa mendaftarkan diri melalui portal https://sscasn.bkn.go.id. Alur pendaftaran dan syarat yang harus disiapkan dapat diketahui melalui portal kemenhub tersebut,”ungkap Dedi Irawan, S.Kom, MM, Kabid Pembinaan, Pengembangan, dan Data pada Badan Kepegawaian dan Diklat Daerab (BKD) Kabupaten Tubaba, saat ditemui radartuba.com di ruang kerjanya, Selasa (8/4/2019) siang.

Menurutnya, berdasarkan pengumuman tersebut diketahui bahwa dari 688 formasi polbit pemda melalui STTD Bekasi yang ditetapkan Kemenhub, Kabupaten Tubaba hanya mendapatkan 3 formasi, yakni 1 formasi program studi DIII Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) dan 2 formasi untuk program studi DIII Kereta Api (KA).”Yang jelas, ini menjadi kesempatan bagi putra-putri lulusan SMA sederajat di kabupaten ini, karena sekolah ini adalah ikatan dinas dan setelah lulus kembali ke daerah masing-masing diangkat sebagai ASN,”terangnya.

Dia juga menjelaskan, Pendaftaran dalam Sipencatar tersebut dilakukan dengan sistem on line melalui website resmi https://sscasn.bkn.go.id., namun para pendaftar nantinya tetap wajib menyerahkan berkas persyaratan ke BKD Tubaba, karena verifikasi dan validasi berkas melalui BKD di masing-masing daerah yang bekerjasama dengan STTD.”Untuk informasi lebih lanjut, bagi yang berminat bisa membukanya melalui internet di portal resmi tersebut atau datang dan bertanya langsung ke BKD Tubaba,”tandasnya.

BACA JUGA:  Mantap…!!! Panitia MTQ Terapkan Pendaftaran Online dan Penilaian e-Maqra

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Tubaba masih menunggu pemberitahuan resmi terkait Sipencatar Polbit STTD Kemenhub, Bekasi, Tahun Akademik 2019/2020. Hal ini menanggapi adanya kabar yang menyebutkan Pendaftaran Sipencataar STTD Polbit akan segera dibuka dalam waktu dekat ini.

”Kabarnya memang akan segera dibuka, tapi kami belum menerima pemberitahuan resminya. Biasanya sih awal April sudah ketahuan, mungkin sedang dalam proses,”ungkap Dedi Irawan, S.Kom, MM, Kabid Pembinaan, Pengembangan, dan Data pada BKD  Kabupaten Tubaba saat ditemui radartuba.com di ruang kerjanya, Kamis (4/4/2019) pekan lalu.

Namun demikian, Dedi tidak menampik pihaknya telah menerima informasi yang menyebutkan bahwa pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 9 April mendatang. Tapi menurutnya, sebelum ada pemberitahuan ataupun pengumuman resmi, maka kabar tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya.”Kalau sudah resmi, pasti ada pemberitahuan resm jugai. Kamipun nantinya akan mengumumkannya secara terbuka. Bahkan di Portal resmi STTD juga nanti ada pengumuman itu,”terangnya.

Diketahui, Pemkab Tubaba telah menjalin  kerjasama dengan STTD Kemenhub -Bekasi sejak tahun 2015. Selama empat tahun kerjasama tersebut berjalan (2015-2018), sudah 19 taruna/i yang mengenyam pendidikan di sekolah kedinasan tersebut. Bahkan, 6 diantaranya sudah lulus dan diangkat sebagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sedangkan 13 taruna/i lainnya saat ini masih menjalani pendidikan dengan program study DIII dan DIV. (ded)

37 Views

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here