Sipencatar Polbit STTD Bekasi, BKD Tubaba Masih Menunggu Pemberitahuan Resmi

103

Radartuba.com, TUBABA– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) hingga saat ini masih menunggu pemberitahuan resmi terkait Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Pola Pembibitan (Polbit) Sekolah Tinggi Transportasi Darat- Kementerian Perhubungan (STTD Kemenhub), Bekasi, Tahun Akademik 2019/2020. Hal ini menanggapi adanya kabar yang menyebutkan Pendaftaran Sipencataar STTD Polbit akan segera dibuka dalam waktu dekat ini.

Hal ini diungkapkan oleh Dedi Irawan, S.Kom, MM, Kabid Pembinaan, Pengembangan, dan Data pada Badan Kepegawaian dan Diklat Daerab (BKD) Kabupaten Tubaba.”Kabarnya memang akan segera dibuka, tapi kami belum menerima pemberitahuan resminya. Biasanya sih awal April sudah ketahuan, mungkin sedang dalam proses,”ungkapnya kepada Radar Tuba di ruang kerjanya, Kamis (4/4/2019) sore, sekitar pukul 14.30 WIB.

Namun demikian, Dedi tidak menampik pihaknya telah menerima informasi yang menyebutkan bahwa pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 9 April mendatang. Tapi menurutnya, sebelum ada pemberitahuan ataupun pengumuman resmi, maka kabar tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya.”Kalau sudah resmi, pasti ada pemberitahuan resm jugai. Kamipun nantinya akan mengumumkannya secara terbuka. Bahkan di Portal resmi STTD juga nanti ada pengumuman itu,”terangnya.

Diketahui, Pemkab Tubaba telah menjalin  kerjasama dengan STTD Kemenhub -Bekasi sejak tahun 2015 dengan masa berlaku kerjasama tersebut adalah selama 5 tahun.”Artinya, jika tidak ada perpanjangan kerjasama, maka tahun akademik 2019 ini adalah tahun terakhir penerimaan taruna- taruni (taruna/i) dengan sistem polbit tersebut. Makanya kita juga masih menunggu informasi sipencatar polbit ini,”terangnya.

BACA JUGA:  Empat Proper PKN II di Launching, Umar Ahmad Apresiasi Inovasi dan Gagasan Perubahan

Dedi menambahkan, selama empat tahun kerjasama tersebut berjalan (2015-2018), sudah 19 taruna/i yang mengenyam pendidikan di sekolah kedinasan tersebut. Bahkan, 6 diantaranya sudah lulus dan diangkat sebagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sedangkan 13 taruna/i lainnya saat ini masih menjalani pendidikan dengan program study DIII dan DIV.”Yang jelas, Sipencatar Polbit ini sangat bermanfaat, karena dapat mengisi kebutuhan pegawai kita khususnya di bidang perhubungan, sekaligus membuka peluang bagi putra-putri daerah untuk melanjutkan jenjang pendidikan dengan ikatan dinas walaupun seleksi dilakukan dengan ketat,”pungkasnya. (ded)