SETELAH KE PRESIDEN, KINI ZAINUDDIN HANYA BERHARAP PADA OMBUDSMAN

57

Radartuba.com, Panaraganjaya Indah – Zainuddin gelar Tuan Titel (70)  dan Rodes Indrajaya (47) Warga Tiyuh Menggala Mas RK 04 RT 05 Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), kembali melayangkan surat pengaduan ke Ombusman RI.

Langkah itu lantaran hak tanah miliknya yang terkena poyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tidak dibayarkan kepadanya, yang terletak di koordinat STA 30 wilayah Tiyuh Wonokerto Kabupaten Tubaba dan Gunung Batin Udik Kabupaten Lampung Tengah.

Rodes anak Kandung Zainuddin mengatakan pengaduan atas tanah yang tidak digantirugikan kepada pihaknya selaku pemilik yang sah,  yang telah disampaikan pada tanggal 21 November 2017. Namun hingga saat ini belum ada solusi.

Diakui Rodes sebelumnya pada tanggal 25 Juli 2017 dan tanggal 11 September 2017 pihaknya telah melakukan pengajuan sanggahan hingga dua kali, yang ditujukan kepada Gubernur Lampung dan Kepala BPN Provinsi Lampung.

“Tidak hanya Gubernur dan BPN yang kami kirimkan surat sanggahannya, bahkan masalah ini kami tembuskan kepada Bupati Tubaba, PT.  Waskita, Kepala BPN Tulangbawang, Camat Tulang Bawang Tengah, Kepala Pengadilan Negeri Tuba, Kepala Tiyuh Menggala Mas, namun hingga saat ini tidak ada jawaban.”ujarnya

BACA JUGA:  Rekrut Pendonor Pemula, PMI Tubaba Gelar Donor Darah di Sekolah

Selanjutnya, saat penyampaian sanggahan kedua dikantor BPN Provinsi Lampung yang terletak di Teluk Bitung Bandar Lampung, diterima oleh Edi Jon Panjaitan dan mengatakan bahwa tanah tersebut belum ada ganti ruginya.

“Tanah hak kami ini terletak di belakang Pabrik BW Mulya Asri dan Wonokerto Kebupaten Tulang Bawang Barat, seluas 300 Ha dan memiliki sejarah panjang kepemiliknya dan saat ini dilintasi proyek tol dengan titik koordinat STA 30, tetapi diakui oleh masyarakat Gunung Batin Udik Kabupaten Lampung Tengah.” ujar Rodes

Pihaknya lanjut Rodea sangat menyayangkan saat inventarisasi lahan kami tidak diberitahukan, padahal lokasi itu masuk Tiyuh Wonokerto dan merupakan hak kami berdasar Putusan Pengadilan Daftar No.15/G/DPT/1990/PN.KTB, SK Gubenur, Surat Keterangan Nomor. 03.34.04.1997. Surat Izin Pengukuran Peladangan Area Tulung Seluang, Surat Pernyataan Ketua Adat Gunung Batin Udik, Surat Perjanjian Pernyataan bersama Kepala Kampung Gunung Batin Udik dan Kampung Menggala Mas,  Surat Pengesahan Hak Waris, SKT No 37/II/76/KEP,  SKT Tuan Raja Lampung, SKT Stan Bandar Syah, SKT Tuan Sampurna Jaya, Surat Keterangan Perbatasan/Umbul Baru,  Surat Tugas BPN,  Silsilah Keturunan, Peta Lokasi sementara tanah umbulan Tulung Seluang pemilik keturunan, Peta Sheet 30,  Peta Transmigrasi Tahun 1973-1974 Lampung Utara.” terang Rodes. “Kita minta agar permasalahan ini diselesaikan secara hukum,”tegas Rodes. (Fei)