Masyarakat Dua Tiyuh Tubaba Blokir Jalan Tol STA 64 Terbanggi Besar Pematang Panggang

137

Radartuba.com – Warga Tiyuh (Desa) Kibang Tri Jaya dan Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung, unjuk rasa dengan memblokir jalan Tol Terbanggi Besar, Pematang Panggang STA 64, Jumat (8/3/19).

Hal tersebut dilakukan buntut dari pemutusan akses jalan masyarakat setempat oleh pihak Waskita  menuju lokasi perkebunan mereka tepatnya di STA 64.

Unjuk rasa itu dikomandoi oleh beberapa koordinator lapangan diantaranya, Tohari, H.Giono, dan Wangit, warga Tiyuh Kibang Tri Jaya. Sementara, Suyanto dan Andi warga Kibang Budi Jaya,  bersama sekitar 45 orang warga setempat.

Menurut Tohari bersama Koordinator lainnya dalam unjuk rasa tersebut menyampaikan. Kami minta kepada pihak Waskita agar akses jalan menuju perladangan di STA 64 segera dibangun karena merupakan akses vital masyarakat.

“ Sebab, jika di STA 64 tidak dibuat akses jalan maka akan menyusahkan masyarakat menuju lokasi perkebunan untuk menampas karet, karena harus memutar sangat  jauh. Dan kami tidak tahu yang disetujui oleh pihak Waskita untuk akses jalan menuju perladangan adalah di STA 65 karena kami mengajukan 2 titik akses jalan terutama di STA 64.” Kata Tohari dilokasi pada jum’at 08 maret 2019 sekira pukul 14.46 Wib.

BACA JUGA:  Tempo 6 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Pembunuh di Gunung Tapa

Menanggapi itu, pengawas lapangan dari Waskita  Aan menyampaikan bahwa pengajuan pembuatan akses jalan ke perladangan masyarakat telah diajukan ke pusat. Dari hasil pengajuan permohonan tersebut disetujui di STA 65 bukan di STA 64.

“ Segera mungkin kami akan menyampaikan permohonan masyarakat ini kepada pimpinan untuk segera ditindak lanjuti. Oleh karena itu, pihak Waskita akan memberikan undangan kepada warga yang memiliki lahan dari akses jalan tersebut agar dimediasi oleh pamong desa Kibang Budi jaya.” Imbuhnya.

Berdasar pantauan, sekitar pukul 17.30 Wib masa pengunjuk rasa membubarkan diri dan langsung mendapat pengamanan dari pihak jajaran TNI dan Polres Tuba. (fei/rnn).