Maksimalkan Pengawasan, Bawaslu Rekrut PTPS

30

Radartuba.com, TUBABA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dituntut bekerja keras agar pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 khususnya di wilayah setempat dapat berjalan maksimal. Sebab, agenda Pemilu 2019 sangat padat, mengingat mulai dari Pemilu Legislatif hingga Pemilu Presiden akan dilaksanakan serentak pada tanggal 17 April 2019.

Hal ini tentunya membutuhkan pengawasan ekstra dari Bawaslu, demi terwujudnya pemilu yang berintegritas, berkualitas, jujur, adil dan demokratis. Guna memaksimalkan pengawasan terhadap pelaksanaan pemilu 2019 tersebut, Bawaslu Tubaba akan menempatkan pengawas disetiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pengawas TPS (PTPS) tersebut bertugas melakukan pengawasan langsung terhadap jalannya pemilu di wilayah TPS yang di awasinya.

”Di Tubaba ada 797 TPS, setiap TPS nantinya akan diawasi oleh satu orang PTPS. Saat ini, Bawaslu masih melaksanakan proses rekrutmen PTPS dengan melibatkan seluruh Panwascam di setiap kecamatan,”ungkap Midiyan, S.Sos, Ketua Bawaslu Tubaba kepada Radar Tuba, Selasa (5/3/2019).

Dijelaskannya, setelah melalui beberapa tahapan pendaftaran, penerimaan berkas tahap 1 dan tahap 2, jumlah pendaftar calon PTPS di Tubaba ada sebanyak 1195 pendaftar, terdiri dari 712 pendaftar laki-laki dan 483 pendaftar perempuan. Dari jumlah tersebut, yang dinyatakan lolos administrasi berjumlah 1.004 pendaftar dan diumumkan disetiap kecamatan.

BACA JUGA:  Pendidikan Politik Masyarakat dan Pemantapan 4 Pilar Kebangsaan Dari Partai Golkar Di Tiga Dapil Di Tiga Kabupaten Mesuji Sukses

“Tahapan saat ini sampai dengan 6 Maret 2019 masuk pada tahapan tanggapan masyarakat dan kemudian ditetapkan sebagai PTPS terpilih pada tanggal 8-12 Maret 2019 sesuai time line pembentukan PTPS. Setelah pengumuman, PTPS ini akan dilantik serentak secara nasional pada tanggal 25 Maret 2019,”terangnya.

Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, lanjut Midiyan, PTPS memiliki masa kerja selama 30 hari dimulai dari 23 hari sebelum hari H (Pemungutan Suara) dan 7 hari setelah hari H.”Secara umum, tugas mereka adalah mengawasi seluruh tahapan pemilu, mulai dari logistik sampai pengitungan suara di wilayah TPS masing-masing. Dalam menjalankan tugasnya, mereka juga wajib berkoordinasi dengan PPL yang ada dimasing-masing desa atau kelurahan. Yang jelas, PTPS akan menjadi ujung tombak pengawasan,”tukasnya. (ded)