DPRD Tubaba Dukung Langkah Penyelidikan Polres Terhadap Pelaku Pungli Bantuan PKH

112

Radartuba.com, PANARAGAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung. Busroni.SH, didampingi Wakil Ketua I Yantoni, mendorong langkah penyelidikan yang akan dilakukan jajaran Polres Tulang Bawang (Tuba) terkait dugaan Pungutan Liar (Pungli) oleh oknum oknum yang sengaja mengambil keuntungan dari penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI.

Dikatakan Yantoni, minggu lalu DPRD telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (Hearing) terhadap pihak pendamping PKH. Saat itu mereka menyampaikan terkait pemotongan dana bantuan bukan mereka yang melakukan, melainkan karena saat penarikan uang bantuan tersebut menggunakan sistem ATM, oleh karena itu mereka dikenakan administrasi yang telah ditentukan.

“Dalam waktu dekat ini saya akan langsung bertemu dengan masyarakat penerima bantuan PKH, kalian jangan berbuat salah di balik ibadah.”kata Yantoni via telepon pada (17/2/2019).

Jika bicara soal bantuan PKH itu mutlak bantuan untuk masyarakat miskin sehingga jangan pernah jadikan mata pencaharian. Oleh karena itu, dirinya juga akan kroscek langsung ke bank dan meminta hasil print out-nya.

BACA JUGA:  Sambut Kenaikan Gaji PNS 2019, Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran 7 M Lebih

“ Saya Berharap kepada pihak kepolisian Polres Tuba agar dapat melakukan penyelidikan secara serius. Karena oknum sudah sangat keterlaluan, sebab mereka sudah digaji oleh pemerintah pusat. Untuk itu, saya minta Polres dapat melakukan tindakan tegas jika unsur pidananya sudah terpenuhi tidak ada kata lain oknum terkait harus ditangkap.” Imbuhnya (fei).