Kotabumi Art Festival Dilirik 2 Negara

18

Radartuba.com, KOTABUMI – Kotabumi Art Festival yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Disdikbud) Lampung Utara(Lampura) melalui Bidang Kebudayaan ternyata dilirik oleh Negara Australia dan Malaysia.
Kabid Kebudayaan Disdikbud Lampura Nani Rahayu mengatakan, Kotabumi Art Festival yang pertama pihaknya menghadirkan seniman dari Negara German.
Namun, pelaksanaan Kotabumi Art Festival yang ke dua kali ini direncanakan bakal hadir seniman dari Negara Australia dan Malaysia.”Setelah selesai Art Festival kita yang pertama ternyata ada dua Negara yang meng-At kegiatan kita. Dan dua negara itu minta di undang saat pelaksanaan Kotabumi Art Festival yang ke dua. Untuk itu kita akan kontak mereka kembali untuk mengundang pada acara kita yang ke dua ini,”jelas Nani, Jumat(8/2).
Dikatakan Nani, dalam pelaksanaan Kotabumi Art Festival yang ke dua ini tidak hanya seni tari saja yang akan ditampilkan. Namun peserta juga dapat bebas berekspresi dengan tidak meninggalkan nilai tradisi.
Karena Masyarakat Lampura Tidak semua bisa menerjemahkan sebuah gerak.”Kita akan tetap undang seluruh Kabupaten/Kota bahkan Provinsi. Jika seniman itu dari Jawa silakan menampilkan gerak dan seni sesuai tradisinya masing-masing,”ucapnya.
Rencananya tambah Nani, Kotabumi Art Festival yang ke dua akan diadakan sekitar bulan April 2019 mendatang.
Hal itu melihat perkembangan yang ada mengingat saat ini sudah mendekati Pilpres dan Pileg serta Ramadhan.
Untuk lokasi kemungkinan7 besar Islamic Center tempat terdahulu akan menjadi alternatif terakhir. Pihaknya masih berusaha jika diberikan izin untuk menggunakan Taman Olah Seni(TOS) dan kondisi cuaca dalam keadaan terang, pihaknya akan menggunakan lokasi tersebut.
Sehingga saat malam hari TOS bisa terlihat lebih hidup.”Para seniman menginginkan Kotabumi Art Festival ini diadakan secara Out Door yakni saat malam hari, sehingga ada sesuatu yang berbeda. Namun kita akan melihat perkembangan terlebih dahulu,”pungkasnya.(ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here