Sosialisasi Koperasi “BMW KEPENDIDIKAN” Zona III Dihadiri 183 Orang

22

Radartuba.com, PENAWARTAMA – Sosialisasi Koperasi “Bergerak Melayani Warga Kependidikan” di zona III dihadiri oleh sebanyak 183 orang, terdiri atas Kepala Sekolah dan guru senior PAUD, SD, SMP, SMA, SMK dari 5 kecamatan yakni Kecamatan Penawartama, Gedungaji Baru, Rawajitu Selatan, Rawajitu Timur, dan Kecamatan Rawapitu. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (31/1) di aula SMP Negeri 1 Penawartama.
Hadir pada acara sosialisasi itu Kepala Dinas Pendidikan Nasaruddin, S.H.,M.H.,
didampingi oleh Kabid Dikdas Dediyanto, S.E., M.M., Kabid Penmas Dasad Oktasusiyadin, S.E., M.H., dan Kasi GTK I Made Putra Susana, S. Ag.
Di samping itu tampak pula Ketua MKKS SMK M. Darwanto, S. Pd., Ketua MKKS SMP Suradi, S. Pd., M. Pd. dan Sekretaris MKKS SMP Ahmad Sidik Hidayat, S. Pd., M. Pd.
Pada kesempatan itu Kadis Pendidikan memperkenalkan Ketua Koperasi “Bergerak Melayani Warga Kependidikan” Drs. Subekti dan Ketua Badan Pemeriksa Siswoyo, S. Pd., M.M.
Untuk diketahui, pembentukan Koperasi “Bergerak Melayani Warga Kependidikan”
merupakan program kerja jangka pendek Kadis Pendidikan Nasaruddin yang disampaikannya beberapa waktu yang lalu dalam raker Dinas Pendidikan bersama Komunitas Pendidikan Tulang Bawang.
Selanjutnya jajaran Dinas Pendidikan bersama PKG PAUD, K3SD, dan MKKS bergerak cepat dan pada tanggal 14 Januari 2019 secara mufakat forum rapat membentuk Koperasi “Bergerak Melayani Warga Kependidikan”.
“Tujuan dibentuknya koperasi ini adalah untuk menyatukan komunitas pendidikan. Oleh karena itu saya berharap agar seluruh pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di Tulang Bawang menjadi anggota koperasi ini”, demikian Kadisdik Nasaruddin mengakhiri arahannya.
Pada kesempatan yang sama Kabid Dikdas Dediyanto menyampaikan tentang zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) TP 2019/2020 sesuai dengan Permendikbud No. 51 tahun 2018.
“Terkait pelaksanaan PPDB TP 2019/2020 saya harap semua sekolah baik SD maupun SMP dapat melaksanakan sistem zonasi ini dengan semestinya”.
Lebih lanjut Dediyanto mengatakan manfaat dengan adanya zonasi PPDB 2019, pertama untuk mempermudah redistribusi dan penyebaran siswa, kedua, sistem zonasi PPDB akan menjamin pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang, ketiga dapat mendekatkan lingkungan sekolah dengan peserta didik, keempat menghilangkan eksklusivitas dan diskriminasi di sekolah negeri, dengan tidak ada lagi istilah sekolah unggulan dan favorit, kelima sistem zonasi diharapkan mampu membantu pemerintah Pusat dan Kabupaten dalam memberikan bantuan yang lebih tepat sasaran. (roes/ogi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here