Win – Hen luncurkan Program Kreatif Mandiri BMW Rp60Juta Per Kampung

37

Radartuba.com, Tulangbawang – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang pada tahun 2019 ini akan meluncurkan dana bantuan khusus sebesar Rp,60juta juta untuk setiap kampung. Duet Winarti – Hendriansyah mulai mengalirkan program janji kampanyenya.
Bantuan dana khusus itu nantinya akan direalisasikan untuk tiga kelompok yang ada di kampung. Yakni karang taruna Rp20juta, kelompok pengajian Rp20juta dan kelompok usaha khusus wanita Rp20juta. Sasarannya adalah untuk modal usaha ekonomi produktif atau program kreatif mandiri BMW.
Program ini adalah wujud realisasi salah satu dari 25 program unggulan janji politik visi dan misi Winarti – Hendriansyah dengan slogan viralnya adalah bergerak melayani warga (BMW).
Kabid Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat dan Teknologi Tepat Guna Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (DPMPK) Tulangbawang M.Ami Iswandi Ismed Balaw, mengatakan Kabupaten Tulang Bawang termasuk salah satu Kabupaten yang meluncurkan Program Bantuan dana Khusus ini yang diberi nama Program Kreatif Mandiri Bergerak Melayani Warga.
“Kabupaten Tulang Bawang telah memenuhi kewajiban menganggarkam ADK yakni 10% dari (DAU – DAK). Jadi bila ada tambahan untuk dana kampung masuk kategori bantuan khusus. Bukan dana pusat atau ADK. Inilah wujud komitmen Bupati dan Wakil Bupati Tulang Bawang atas janji kampanyenya itu,”kata Ami, Selasa (29/1).
Ami menjelaskan, konkretnya Win – Hen melalui BMW nya tahun ini dan kedepannya akan menggerakkan elemen – elemen kelompok masyarakat di Kampung. Tidak hanya pembangunan fisik saja, akan tetapi BMW fokus pada pembangunan ekonomi dan kesejahteraan kampung.
Teknis penyalurannya, kata dia, dana tersebut akan ditransfer ke rekening kampung. Nantinya kampung akan membayarkan kepada Karang Taruna, kelompok usaha wanita dan kelompok pengajian.
“Syaratnya adalah mengajukan proposal kegiatan usaha mereka. Isinya bukan untuk biaya opersional. Untuk operasional dan kegiatan sudah dianggarkan dari dana desa atau dana alokasi kampung,”terangnya.
Untuk juklat dan juknisnya, tengah disusun oleh pihak DPMPK dan leading sektor lainnya. Tidak semua Kabupaten bisa memberikan bantuan dana khusus ini. Banyak kabupaten lain yang tidak memenuhi kewajiban pengangaran ADK/ ADD yang 10 persen (DAU-DAK).(ogi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here