Keterbatasan Fisik Tidak Menyulutkan Semangat Untuk Berkarya

69

Radartuba.com, TULANGBAWANG, Meraksa Aji – Aziz Hermawan (21), seorang pemuda yatim penyandang disabilitas paraplegi (kelumpuhan) asal Kampung Sukarame RT 07/RW 03, Kecamatan Meraksa Aji, Tulangbawang (Tuba), Lampung memiliki cita-cita mulia: menjadi seorang arsitek yang profesional dan ingin membangun panti sosial untuk para penyandang disabilitas yang tidak mengenyam bangku sekolah dan juga tunawisma.

Cita-cita mulia Aziz  itu diungkapkannya melalui akun Facebook miliknya. Di  Facebook miliknya, anak sulung dari dua bersaudara anak dari pasangan M. Usman (Alm) dan Karmiyati (40) ini menunjukkan beberapa karya desain yang dibuat melalui goresan tangannya.

Hasil karya aziz,penyandang disabilitas yang bercita cita menjadi arsitek terkenal

Azis menderita kelumpuhan total sejak duduk di bangku Madrasah Aliyah (MA) Mathla’ul Anwar, Meraksa Aji, Tulangbawang. Meski menyandang disabilitas dan menjadi yatim, Aziz memiliki cita-cita tinggi dan ingin meraih impiannya tersebut menjadi seorang arsitek profesional, andal,  dan terkenal.

Aziz berharap bisa menginspirasi semua penyandang disabilitas agar tidak mudah menyerah dengan keadaan, meski dirinya sendiri belum menapaki puncak kesuksesan sebagai arsitek.

BACA JUGA:  Peran Penting Stan Bidang Kesehatan Di Acara Lampung Fair

Kepada  Radar Tuba, Aziz mengaku ia menjadi penyandang disabilitas sejak duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar . Kakinya lumpuh total  saat ia duduk dibangku sekolah kelas dua Madrasah Aliyah (setingkat SMA).

Sejak saat itulah, kata Aziz, hari-harinya berangkat dan pulang sekolah menggunakan kursi roda yang dibeli dari hasil jerih payah ibunya meski hanya sebagai tukang jahit biasa.Meski hidupnya pas-pasan dan mengalami kelumpuhan, Aziz bisa menamatkan sekolahnya di Madrasah Aliyah (MA) Mathla’ul Anwar, Meraksa Aji, Tulangbawang 2017 lalu.
(Zal/*)

Editor: Redaksi

24 Views