Puting Beliung Landa Desa Suka Agung

95
Wakil Bupati Mesuji Hi Saply saat meninjau warga Suka Agung yang terkena Angin puting beliung selasa (22/01). Foto Misdi/RADARTUBA.COM

Radartuba.com, MESUJI – Sebanyak 10 rumah rusak berat dan 26 rumah rusak ringan akibat terjadinya hujan deras disertai angin puting beliung di Desa Suka Agung, Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji Senin malam (21/01)sekira pukul 11.00 wib .
Dengan Kejadian tersebut Camat Way Serdang Komang Sutiaka SH langsung mengambil langkah-langkah penanganan untuk membantu warga atau korban yang rumahnya rusak akibat angin puting beliung.
“Saya segera perintahkan kepala desa untuk mengerahkan warganya untuk bergotong royong guna membantu warganya yang rumahnya rusak baik parah maupun ringan agar segera diperbaiki dengan memasang atap-atap baik yang dari Asbes maupun genting dengan meminjam ketetangga maupun bon di toko dahulu,”jelas Komang.
Dia menjelaskan setidaknya ada 40 rumah yang rusak akibat angin puting beliung tersebut dan satu rumah warga penunggu wihara didesa setempat.
Namun saat ini rumah yang rata-rata terkena angin puting beliung sudah diperbaiki secara bergotong royong karena yang rusak kebanyakan atapnya.
“Yang sudah kita laporkan ke Bupati yaitu 41 rumah yang rusak 40 rumah milik warga dan 1 rumah penunggu wihara dan hari ini juga wakil Bupati Hi Saply sudah meninjau lokasi bersama OPD terkait,”terangnya.
Sementara itu Kepala desa Suka Agung, Suyanto mengatakan, rumah yang diterjang angin puting beliung masih dalam tahap perbaikan.
“40 Rumah saat ini sedang diperbaiki secara swadaya dan sekitar empat rumah dalam perbaikannya akan dibantu desa, yakni rumah orang yang tidak mampu dan jompo. Tidak ada rumah yang rubuh, hanya rusak pada bagian atapnya saja, baik itu atap Asbes maupun genteng,” terangnya.
Suyanto menceritakan , pada saat angin puting beliung terjadi, warga setempat langsung membunyikan kentongan.
“Saat terjadi bencana hanya selama 10 Menit, kentongan dibunyikan, angin sangat kencang sekali, Alhamdullilah tidak ada korban jiwa. Dan beberapa pohon besar tumbang tidak ada yang menimpa rumah. Sementara kediaman warga yang terkena puting beliung yakni RK2 dan RK5,” kata Suyanto.
Suyanto menuturkan, kejadian bencana alam angin puting beliung di desanya bukan kali pertama terjadi, tetapi sebelumnya juga telah terjadi.
“Kejadian ini sudah dua kali terjadi, pertama pada Tahun 2016, dan yang kedua saat ini terjadi kembali,walaupun demikian saya bersama warga berdoa dan berharap kejadian Puting Beliung tidak terjadi lagi,” tukasnya (Mis)