2 Kecamatan di Lampura Terserang Gempa

68
Ilustrasi: Ist/RADARTUBA.COM

Meski Tak Berpotensi Tsunami, BPBD Siaga

Radartuba.com, KOTABUMI -Kemarin(21/1) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika(BMKG) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) merilis bahwa Gempa Bumi Tektonnik mengguncang wilayah Lampura.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa Gempa Bumi Dalam terjadi pada pukul 06:16:05 WIB dengan kekuatan M=4.4 dengan koordinat episenter 4.90 LS dan 104.70 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 km BaratDaya Lampura, Lampung pada kedalaman 181 km.
Gempa sendiri diprediksi terjadi di Wilayah Selatan Lampura yakni di sekitar dua Kecamatan Abung Tengah dan Kecamatan Abung Barat.
Gempa Bumi Dalam itu tidak berpotensi tsunami dan tidak dirasakan oleh Masyarakat.”Ia benar tadi pagi(kemarin, Red) alat kami mencatat ada gempa di Lampura. Gempa itu gempa Bumi Dalam dan tidak dirasakan Masyarakat yang ada di lokasi gempa yakni di sekitaran Desa Sri Bandung Kecamatan Abung tengah dan Desa Cahya Negeri dan Ogan Lima Kecamatan Abung Barat,”jelas Kepala BMKG Lampura Anton Sugiharto, kemarin(21/1).
Dikatakan Anton, hingga saat ini pihaknya belum mendapat laporan dari Masyarakat tentang adanya korban jiwa ataupun adanya kerusakan bangunan baik di sekitar lokasi gempa atau di daerah lainnya yang ada di Lampura.
Sementara untuk potensi gempa susulan, hingga saat ini BMKG belum mencatat adanya potensi tersebut.”Untuk gempa susulan belum tercatat, saya minta Masyarakat agar tetap tenang. Gempa Bumi ini gempa Bumi dalam jadi tidak terasa oleh Masyatakat,”papar dia.
Terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Lampura Karim SR menyatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapat laporan dari Masyarakat terkait adanya kerusakan atau korban jiwa akibat terjadinya gempa tersebut.
Dari BMKG sendiri sudah mengeshare informasi tersebut.
Meski tidak berpotensi Tsunami, mendapat informasi tersebut Anggota BPBD Lampura langsung melakukan persiapan dan para Anggota disiagakan.”Untuk antisipasi persiapan bencana kita standbay. Para personil sudah kita siapkan begitu juga untuk kebutuhan logistik. Jika terjadi bencana langsung kita ke lokasi untuk membantu mengevakuasi Masyarakat dan merealisasikan bantuan,”ucapnya.
Untuk tenda pengungsi tambah Karim, untuk tenda Pleton ada dua unit dan Tenda Keluarga ada empat unit beserta atribut lainnya.
Tenda tersebut bisa menampung Masyarakat hingga 200 orang.”Diminta kepada Masyarakat agar dapat tenang, jangan mudah terprofokasi dengan kabar yang berhamburan,”himbaunya.
Diketahui, dari Rilis yang didpat dari BMKG kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa bumi ini merupakan gempa bumi kedalaman menengah akibat subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempeng Eurasia dan terjadi deformasi batuan hingga memicu terjadinya gempabumi.
Hasil monitoring BMKG hingga saat ini menunjukkan belum terjadi gempabumi susulan. Untuk itu kepada masyarakat di daerah Lampung dihimbau agar tetap tenang karena gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.(ria)

10 Views
BACA JUGA:  Bupati Warning Camat Tetap Berada di Tempat