HASIL TES CPNSD MESUJI MASIH MENUNGGU INFO RESMI DARI BKN

94

Radartuba.com, MESUJI – Pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil daerah (Cpnsd) kabupaten Mesuji tahun 2018 pada seleksi kemampuan Bidang (SKB) selama dua hari yang dilaksanakan tanggal 12-13 desember 2018 yang diikuti oleh peserta yang masuk tahap tes SKB sebanyak 605 peserta yang dilaksanakan di Hall C  gedung Sumpah pemuda Pkor Way  Halim Bandar Lampung berjalan lancar.

“Kita akan segera umumkan hasil tes SKB untuk sementara kita masih menunggu informasi resmi dari BKN,”jelas Kepala Badan kepegawaian dan diklat daerah (BKDD) Kabupaten Mesuji Beddi SH Minggu (16/12).

Pelaksanaan Tes SKB Cpns Kabupaten Mesuji juga mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Mesuji Hi Saply TH dan Wakil Bupati didampingi kepala BKDD Beddi  meninjau langsung  pada pelaksanaan tes SKB yang dilaksanakan di Hall gedung Sumpah pemuda Pkor Way Halim pada hari pertama rabu (12/12).

Dan pada pelaksanaan Tes SKB hari kedua PJ Sekdakab Adi Sukamto juga menyempatkan hadir untuk melihat pelaksanaan tes yang dilaksanakan di Hall gedung Sumpah Pemuda Pkor Way Way Halim tersebut serta memberikan semangat kepada para peserta tes Cpnsd.

BACA JUGA:  Ismed Roni Turun ke Mesuji, Perkuat Suara Partai

“Saya berpesan kepada peserta tes untuk senantiasa bersemangat karena  setelah menjadi Aparatur Sipil negara (ASN) harus menunjukkan loyalitas tertinggi khususnya untuk kabupaten mesuji yang sedang giat-giatnya  membangun,”pesannya.

Sementara itu  Kepala bidang (Kabid) Pengadaan, Kepangkatan, dokumentasi dan informasi,BKDD Kabupaten Mesuji Dwi Supratikno, S.Kom.,MM menambahkan bahwa proses rekap penilaian SKD dengan bobot 40 % dan penilaian SKB dengan bobot 60 % dilakukan oleh panselnas di jakarta.

“Untuk pelaksanaan Tes Cpns kabupaten Mesuji sudah selesai dari 605 yang mendapatkan kesempatan mengikuti tes SKB, 2 orang tidak hadir jadi hanya diikuti oleh 603 orang.Dan setelah selesai semua pelaksanaan tes di setiap kabupaten kota maka selanjutnya untuk pengumuman hasil tes kita  masih menunggu info resmi dari BKN,”tutupnya (Mis)