Jalur Dua Terpanjang Di Tubaba Tampak Kelam

178
Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalan dua jalur Tiyuh Kagungan Ratu Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) tidak berfungsi maksimal. FOTO: RADARTUBA.COM / Ist For Radar Tuba

Radartuba.com, TUBABA– Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalandua jalur Tiyuh Kagungan Ratu Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten TulangBawang Barat (Tubaba) tidak berfungsi maksimal. Kondisi ini terjadi sudah cukuplama, namun hingga saat ini belum ada pemeliharaan ataupun perbaikan.Akibatnya, situasi di sepanjang jalan itu tampak kelam pada malam hari, karenahanya mengandalkan penerangan dari rumah warga.

Melihat kondisi ini, lampu PJU yang terpasang beriringan dengan pembangunan ruas jalan tersebut terkesan terbengkalai, padahal ruas jalan jalur dua sepanjang 3 kilometer lebih ini adalah yang terpanjang di kabupaten setempat. Tidak hanya lampu saja yang banyak mati (rusak), beberapa tiangnya juga tampak rusak. Belum diketahui, apakah lampu jalan tersebut sengaja tidak dinyalakan, atau memang rusak. Hal inipun menjadi keluhan warga, khususnya para penggunan jalan.

Yadi (35), warga Kecamatan  Tulang Bawang Udik juga mengeluhkan kondisi ini, sebab dirinya sering melintas di ruas jalan tersebut.”Lampunya banyak, tapi hanya beberapa saja yang menyala. Itu pun, tidak maksimal mas cuma remang-remang. Saya sering lewat jalan itu. Apa memang belum dinyalakan, tapi tidak mungkin karena saya melintasnya terkadang sudah sekitar pukul 10 malam,”ungkapnya saat berbincang-bincang dengan Radar Tuba, Kamis (13/12) kemarin.

Kondisi tersebut, lanjutnya, tentu sangat mengancam keselamatan pengguna jalan, karena tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan kecelakaan, bahkan dikhawatirkan dapat memancing tindak kriminal.”Kalau dibiarkan bisa rawan kecelakaan, apalagi saat ini pengguna jalan kebanyakan hanya melintasi satu jalur saja yang memang sudah di hotmix, sedangkan jalur sebelahnya mulai rusak,”cetusnya.

BACA JUGA:  Pamsimas 2019, Tubaba Akan Terima 24 Titik

“Yang jelas, keberadaan lampu PJU ini sangat penting untuk warga yang berlalulintas pada malam hari. Dengan kondisi jalan yang terang, membuat warga merasa aman. Walaupun terjadi kecelakaan ataupun aksi kriminal kemungkinan besar bisa terlihat oleh warga sekitar,”sambungnya.

Hal senada juga disampaikan Anto(29),  warga Kecamatan Tumijajar. Menurutnya, dia sebagai pengguna jalan merasa kurang nyaman dan  resah dengan kondisi jalan tersebut yang tampak gelap pada malam hari.”Di jalan dua jalur ini sudah terdapat lampu penerang jalan, tapi kenapa tidak berfungsi maksimal. Kalau kondisinya seperti ini, saya dan pengguna jalan lainnya pasti merasa takut dan khawatir saat melintasinya. Tidak jelas, sengaja tidak dinyalakan atau memang rusak, harusnya menjadi perhatian,”kata dia.

Dia berharap agar Pemkab Tubaba melalui instansi terkaitnya segera melakukan perbaikan ataupun pemeliharaan pada lampu jalan tersebut, mengingat kondisi ini sudah berlangsung lama.”Kalau dibiarkan saja,  terkesan hanya cuma jadi pajangan. Semoga segera diperbaiki, sehingga bisa berfungsi sepanjang malam dan tentunya menambah keindahan,”pungkasnya.(ded)