Kreatif, Jawab UAS Melalui Pementasan Teater

    66

    “Lidah yang menjulur, kata-kata dapat ditarik ulur,” begitulah penggalan dialog yang paling diingat dalam pementasan lakon ‘Lidah’ yang dipentaskan mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Unila angkatan 2016, di Gedung Teater Tertutup (GTT) Taman Budaya Lampung, Sabtu (1/12).

    Lakon ini sendiri bercerita tentang pergolakan dalam diri sendiri yang dialami Sang Kembara, membuat dirinya harus menghadapi situasi yang tak pernah ia inginkan. Dalam dadanya, ia berhadapan dengan pikiran-pikirannya sendiri dalam berbagai macam wujud dan terus-menerus menghasut pikirannya.

    Pikiran-pikiran itu seakan membentuk sebuah peristiwa yang dipenuhi kerumitan yang dibangun oleh kata-kata. Orang-orang saling menggulingkan, saling berebut, berdusta, menata siasat dan rencana, serta saling menjilat, semua dengan senjata kata-kata.